• All
  • Category 1
  • Category 2
gravatar

Teknik Industri: Evolusi dan Tantangan Masa Depan

Sejak kelahirannya di abad ke-19, Teknik Industri adalah profesi dinamis yang tumbuh seiring munculnya tantangan dan kebutuhan di bidang manufaktur, pemerintahan dan organisasi layanan.

Keilmuan Teknik Industri telah dirintis sejak masa Revolusi Industri. Adam Smith memberikan konsep division of labor. Spesialisasi kerja pada diri seorang pekerja dipandang memberikan hasil yang lebih dibandingkan generalisasi kerja. Pada tahun 1800an, Charles Babage melanjutkan gagasan Adam Smith dengan memberikan batasan para pekerja dengan ketrampilan tinggi bekerja pada pekerjaan yang benar-benar membutuhkan kerja mereka. Sementara para pekerja dengan ketrampilan lebih rendah akan mengerjakan pekerjaan yang lebih mudah.

Motivasi awal muncul dan berkembangnya bidang Teknik Industri adalah keinginan meningkatkan produktivitas melalui analisis dan perancangan metoda kerja yang dilengkapi dengan prinsip-prinsip ilmiah sebagaimana yang dilakukan oleh Taylor. Upaya ini memberikan kerangka bagi perkembangan keilmuan Teknik Industri dalam bidang analisis dan perancangan kerja, standar pengukuran kerja, ekonomi teknik, perencanaan produksi dan perencanaan fasilitas. (Zandin & Maynard, 2001)

Pada masa yang sama, pasangan Gilberth melakukan analisis gerakan hingga merumuskan 18 elemen gerakan (therbligs). Rumusan pasangan Gilberth memungkinkan seorang analis merancang kerja beserta waktu kerja yang diperlukan untuk menyelesaikannya. Upaya ini mengarahkan pada perlu dilibatkannya isu performa manusia, ergonomi dan keselamatan dalam bidang keTeknik-Industrian (Zandin & Maynard, 2001).

Pada awal 1960an, American Institute of Industrial Engineers memberikan definisi Teknik Industri sebagai berikut: Industrial engineering is concerned with the design, improvement, and installation of integrated systems of men, materials, equipment and energy. It draws upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical and social sciences together with the principles and methods of engineering analysis and design to specify, predict, and evaluate the results to be obtained from such systems (Zandin & Maynard, 2001).

Seiring dengan perkembangan zaman, definisi Teknik Industri juga mengalami perkembangan. Pada masa perkembangan pesat dibidang teknologi informasi dan komunikasi, definisi Teknik Industri melibatkan informasi sebagai bagian sistem terintegrasi.

Womack and Jones (1996) memberikan definisi Teknik Industri yang kemudian diadopsi oleh Institute of Industrial Engineers sebagai berikut: Industrial engineering is concerned with the design, improvement and installation of integrated systems of people, materials, information, equipment and energy. It draws upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical, and social sciences together with the principles and methods of engineering analysis and design, to specify, predict, and evaluate the results to be obtained from such systems (Engineers, 2010a; Salvendy, 2001).

Dengan obyek kajian sistem terintegrasi, seorang industrial engineer memiliki kompetensi utama berpikir sistem. Karenanya, seorang industrial engineer bisa berkarya dalam beragam bidang bisnis. Ini berbeda dengan berbagai bidang engineering yang lain, dimana bidang terapan ketrampilannya sangat spesifik. Selama sistem yang dihadapi adalah sistem terintegrasi, maka seorang industrial engineer bisa berperan didalamnya.

Banyak praktisi mengatakan bahwa pendidikan Teknik Industri memberikan dua dunia sekaligus, pendidikan engineering dan bisnis. Dengan cakupan bidang pendidikan Teknik Industri seperti, seorang Industrial Engineer memiliki fleksibilitas tinggi dalam bidang profesinya. Sehingga Institute of Industrial Engineers menyatakan “Industrial engineering is about choices”. (Engineers, 2010b)

Dunia bisnis yang semakin kompetitif menuntut perusahaan meningkatkan produktivitasnya, efisiensi sumberdaya dan kualitas kerjanya. Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan akan industrial engineer semakin tinggi. Industrial engineer mampu merekayasa proses dan sistem sehingga kualitas, produktivitas dan efisiensi meningkat. Industrial engineer bekerja dengan melakukan efisiensi pada waktu, uang, energi, material dan komoditas lainnya. Karenanya, banyak industrial engineer bisa naik pada posisi manajemen.

Berdasarkan Visionary Manufacturing Challenges 2020, terdapat enam (6) tantangan besar dunia manufaktur. Pertama, concurrency di semua operasi rantai pasok, bukan hanya dalam perancangan dan manufaktur. Kedua, integrasi sumber daya manusia dan teknis untuk meningkatkan performa tenaga kerja dan kepuasan. Ketiga, transformasi secara instan dari informasi menjadi pengetahuan yang mendukung pembuatan keputusan yang efektif. Keempat, pengurangan pemborosan dan dampak terhadap lingkungan hingga “near zero”. Kelima, rekonfigurasi perusahaan manufaktur secara cepat untuk merespon perubahan kebutuhan dan kesempatan. Keenam, pengembangan produk dan proses yang inovatif dengan skala dimensi yang semakin kecil. (Visionary Manufacturing Challenges for 2020, 1998; Zandin & Maynard, 2001)

Sebagai bagian disiplin rekayasa, Teknik Industri juga harus bisa menjawab keenam tantangan besar tersebut. Terlebih lagi, berbagai istilah dalam enam tantangan besar merupakan istilah yang biasa digunakan dalam lingkup keTeknik-Industrian.

Daftar Pustaka

Engineers, Institute of Industrial. (2010a). About IIE. Retrieved August 22, 2010, from http://www.iienet2.org/Details.aspx?id=282
Engineers, Institute of Industrial. (2010b). What IEs Do. Retrieved August 22, 2010, from http://www.iienet2.org/Details.aspx?id=716
Salvendy, Gavriel (Ed.). (2001). Handbook of Industrial Engineering: Technology and Operations Management. New York: John Wiley & Sons, Inc.
Visionary Manufacturing Challenges for 2020. (1998). Washington: National Academies Press.
Zandin, Kjell, & Maynard, Harold (Eds.). (2001). Maynard’s Industrial Engineering Handbook (5th ed.): McGraw-Hill Professional.

Sumber: http://singgihs.web.id/2010/11/teknik-industri-evolusi-dan-tantangan-masa-depan/

Like

Cari di Blog Ini

Chat Via Yahoo Messenger

Menarik dan Inspiratif on Facebook

Suherman on Facebook

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Entri Populer